BERITA - saham-valas.infogue.com -
, Jakarta - Di tengah membaiknya indeks Asia, IHSG malah terpukul. Sayang sektor tambang pun tak mampun membawa angin segar buat indeks malah, asing keroyokan jual saham tambang.
Data resmi BEI seperti dikutip , ada lima saham berbasis energi dan pertambangan yang laris manis dijual oleh asing. Posisi pertama ada saham ADRO yang dilepas sekitra 19.240.500 lembar dari total perdadangan 99.367.500 lembar, disusul saham PGAS dari total perdagangan 25.085.500 lembar hanya 7.698.000 lembar yang dijual asing, saham BUMI pun hanya dijual 4.897.500 lembar dari total perdagangan 362.340.500 lembar.
Selain itu, saham TINS dari total perdagangan 30.195.500 lemabr hanya dijual 3.451.500 lembar yang dilepas, begitu juga dengan saham ANTM dari total perdagangan 30.195.500 lembar dijual hanya 3.451.000 lembar.
Sementara saham-saham sektor tambang yang laris, kini ada saham KIJA dari total perdagangan 68.962.000 lembar berhasil dijual 26.694.000 lembar, saham DOID pun lumayan dilepas dari 26.269.000 lembar dan dijual 8.393.000 lembar. Sedangkan saham BMRI dari total perdagangan 31.899.500 lembar hanya dijual 7.896.500 lembar.
Selain saham BMRI ada saham BBCA yang laris manis dujual sekitar 7.587.000 lembar dari total perdagangan 22.072.500 lemabr dan saham PNLF pun rata-rata dijual 2.127.500 lembar dari total perdagangan 2.302.500 lembar. [san/hid]
Sumber: inilahcomLihat Sumbernya
dipopulerkan825 hari 2 jam yang lalu |
Oleh :
suzzy
, Jakarta - Di tengah membaiknya indeks Asia, IHSG malah terpukul. Sayang sektor tambang pun tak mampun membawa angin segar buat indeks malah, asing keroyokan jual saham tambang.
Data resmi BEI seperti dikutip , ada lima saham berbasis e
, Jakarta - Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terbanyak dijual investor asing pada perdagangan Rabu (11/8) ini sehingga mengalami penurunan 1,81% ke harga Rp1.630.
Dari pantauan , volume perdagangan saham BUMI mencapai 50,95 juta dengan
, Jakarta - Saham INDY hari ini terbanyak dijual investor asing sebesar Rp37 juta dari nilai transaksi Rp225,2 miliar dan volume perdagangan 51,2 juta saham.
Demikian dikutip dari data BEI, Selasa (3/8). Indeks ditutup terpuruk 85,32 poin (